Bertamu

Mari silakan mampir di sofa kami, melepaskan lelah sejenak sambil meneguk air segar ruhani, untuk menjaring energi baru tuk melintas kembali jalan dunia yang penuh onar dan duri dan jangan lupa berbagi rasa dan pengalaman hidup Anda, insyaAllah bermanfaat bagi mencerahkan perjalanan hidup rekan-rekan yang lain, hitung-hitung ada pahalanya juga, kan ini termasuk budi baik juga!.

3 Komentar »

  1. Assalamu’alaikum
    Salam persahabatan dan persaudaraan

    Keutamaan Surat Al-Qadar

    1. Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Qadar, pahalanya sama dengan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan dan menghidupkan malam Al-Qadar.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/613).

    2. Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: “Tidak ada seorang pun hamba yang membaca surat Al-Qadar tujuh kali sesudah shalat Subuh, kecuali para malaikat bershalawat kepadanya 70 shalawat dan mencurahkan rahmat kepadanya 70 rahmat.” (Mafatihul Jinan 79).

    3. Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Qadar dalam shalat-shalat fardhunya, malaikat memanggilnya: Wahai hamba Allah, Allah telah mengampuni dosamu yang lalu, maka mulailah amalmu.” (Tafsir Ats-Tsaqalayn 5/612).

    Lebih lengkap ttg keutamaannya yg berkait dg pengobatan, mohon klik disini:
    http://tafsirtematis.wordpress.com

    Wassalam
    Syamsuri Rifai
    http://syamsuri149.wordpress.com
    http://shalatdoa.blogspot.com
    http://syamsuri149.multiply.com

  2. ressay said

    Teriakan “Oh, Ya Husain…!” Di Solo

    “Oh ya Husain…!” seperti itulah teriakan yang diteriakkan sekelompok orang yang mewakili kota Bengkulu dalam Kirab Budaya yang diadakan Pemerintah Kota Surakarta bersamaan dengan adanya Musyawarah Nasional Apeksi tanggal 23-24 Juli 2008. Pada tanggal 23 Juli 2008 diadakan parade budaya sepanjang jalan slamet Riyadi, Solo. Pada tanggal 24 Juli 2008 digelar pagelaran budaya di depan Diamond Convention Center.

    http://ressay.wordpress.com/2008/07/25/teriakan-oh-ya-husain-di-solo/

  3. umfat said

    Suatu dugaan yang semakin mencuatkan bukti-bukti kebenarannya, adanya corak budaya yang terbekasi oleh pengoveran ma’rifat Islam dalam menyambut seruan agama Allah swt yang berversi Ahlul-Bait Nubuwah Nabi besar Muhammad saww oleh para pendahulu bangsa Indonesia, khususnya terhadap kejadian bersejarah yang berkaitan dengan degup kecintaan terhadap cucu baginda Sang Rasul Allah swt yaitu Al-Imam AlHusein sang penghulu para Syuhada dan pemuda Syurga,”Siapa yang mencintai dan mengikuti langkah juang dan petunjuknya bak menaiki bahtera keselamatan ditengah ombak gejolak kepikuan fenomena kesesatan di alam dunia ini”, demikian makna satu sabda Ar-Rasul saww.Kedudukan Al-Husein yang dipilih oleh Allah sendiri untuk melanjuti kepemimpinan ummat setelah kepergian Kakeknya Baginda Muhammad saww, Ayahnya Baginda Ali as dan Abangnya Al-Hasan as.

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: