TERAPI RAMADHAN (2) :

MERAWAT JASAD PENTING, MERAWAT RUH LEBIH PENTING

 

Saya tidak percaya kalau manusia itu tidak tau dirinya yang selain punya jasad juga ia punya Ruh atau jiwa, atau apapun istilahnya namun yang dimaksud adalah esensi non materi yang memberi gerak hidup kepada jasad manusia, walau esensi zatnya tak dapat dideteksi dibawah kajian lensa laboratorium, tetapi keberadaannya cukup jelas untuk dibuktikan, satu bukti Anda dan saya sekarang ini sedang menjalin interaksi Ruhi, melalui posting ini,tampa ada sentuhan jasad pun tetapi kita sedang saling menjalin Interaksi. Ruh Anda sedang menalarkan sesuatu, penalaran adalah pekerjaan ruh bukan kerja badani.

Kalau rasa hadirnya Ruh dalam diri Anda tidak jelas cobalah Anda duduk disamping satu jenazah manusia, disana Anda akan menemukan Ruh Anda yang selama ini Anda abaikan kehadirannya di dalam kehidupan Anda, karena selama ini Anda hanya disibukan oleh pemenuhan kebutuhan jasad Anda, gelak-tawa, sedih-duka, dan gundah-gelisah Anda  hanya berkisar pada putaran kebutuhan jasad Anda.

Mata, telinga, mulut, tangan, kaki dan seluruh bagian jasad Anda hanya beraksi dan bereaksi dalam pelayanan dan perawatan dirinya sendiri, akhirnya kenyataan ini membentuk sirkulasi yang tak berujung  “Jasad sehat untuk menyehatkan jasad, menyehatkan jasad untuk menjaga jasad tetap sehat”, tidak ada gerakan yang Istimewa disini dan ternyata manusia tidak punya seni dalam mengemban dirinya sebagai sesosok makhluk yang paling mulia dari semua makhluk yang diciptakan Tuhan.

Siang-Malam bergelut kerja mengumpulkan kebutuhan jasad, karena khawatir kekurangan dalam melayaninya, manusia sanggup menipu, curang, memperkosa hak orang lain dan menjadi koruptor, atau paling tidak nafkah halal yang dicarinya sudah ditumpuk-tumpuk menjadi simpanan untuk kebutuhan jasad tujuh-turunan anak-cucunya, Padahal ia tidak perlu khawatir dengan jaminan rezki jasad anak-cucunya toh rezki jasad iapun berada dalam pembagian Tuhan yang menciptakannya, yang tentunya lebih bertanggungjawab dari-pada yang lain.

Manusia terkadang keliru dalam memilih tindakan penting dan yang lebih penting bagi kehidupannya, ia mendahulukan yang penting dari yang lebih penting, ini semua karena kepekaan Ruh mereka telah rabun akibat perhatian yang hanya bertumpu pada pelayanan dan perawatan jasad, padahal Tuhan yang menciptakan mereka meminta supaya mereka merawat ruhnya untuk menggapai kesucian dan kemuliaan setinggi-tingginya, dan hakekat penciptaan manusia telah ditunjuknya yaitu untuk menggapai kesucian dan kemuliaan ruh. Dari itu kalau kita membaca kembali firman-firman Tuhan banyak ayat yang menyatakan pengecaman terhadap mereka yang lalai dan mengotori jiwanya dan sebaliknya memuji mereka yang menjaga dan membersihkan jiwanya, bahkan dinyatakannya sebagai yang telah sukses menempuh kehidupan dunianya.

Sebenarnya kalaui ia mendengar kata-kata ruh sebagai pengendali jasadnya itu, ruh menilai jasad mempunyai kebutuhan yang terbatas, setiap hari dia hanya menuntut beberapa ukuran kalori, protein, karbohidrat, vitamin, air dll  yang sudah terkemas dalam beberapa jenis makanan saja, menurut kajian kedokteran ukuran makanan empat sehat lima sempurna itu sudah cukup menjamin kesehatan jasad manusia untuk setiap harinya, Apa lagi udara sebagai kebutuhan paling vital manusia, didapatinya secara cuma-cuma dari Sang Pencipta kehidupan.

Demikian juga kebutuhan pakaian, kalau diatur dengan baik, tujuh helai baju mengikuti jumlah hari dalam seminggu, tujuh helai celana, atau tuju helai setiap jenis pakaian yang dibutuhkan disetiap hari dalam seminggu ditambah satu dua pakaian2 khusus untuk bertamu, menghadiri undangan2, uniform, sepatu dan sandal paling tinggi masing2 dua pasang untuk masa pakai hingga rusaknya, alat-alat kebersihan pribadi; satu brash gigi yang bisa ditukar setiap enam bulan sekali, satu pasta gigi, satu sabun mandi, satu shampoo, satu parfum, dan seterusnya anda dapat memilikinya satu-satu hingga masa habis penggunaannya, ditambah dengan alat-alat keperluan sekolah, kantor dan apapun profesi Anda dan membutuhkan fasilitas2 penting yang menunjang kelancaran aktivitas hidup Anda, cukup memilikinya sesuai kebutuhan yang benar-benar akan diambil kemanfaatan darinya dan hitungan diatas dianggap secara maksimal bagi kebutuhan hidup Anda, tentunya jika lebih dari contoh diatas, itu akan menandakan Anda sedang berada pada kondisi berlebihan-lebihan dari kadar penggunaannya sehingga berimbas pada kemubaziran, demikian juga perumahan yang ditata dengan baik sesuai kebutuhan untuk kenyamanan hidup tampa harus memperlihatkan kemewahan dan kemegahannya yang menjurus kepada pemborosan, foya-foya dan tafakhur (berbangga-bangga dengannya dihadapan manusia yang lain) yang berakhir dengan berbagai kegelisahan, stres dan ketidak bahagiaan, tetapi perumahan yang mencerminkan kesderhanaan, lengkap, bersih dan rapi justru dapat memberi kesan bahagia dan nyaman bagi penghuninya, sudah pasti untuk mendapatkan kondisi kehidupan yang nyaman dan bahagia manusia harus memperhatikan kebutuhan Ruhnya melebihi perhatiannya kepada jasadnya kalau tidak maka manusia akan tergiring pada satu kondisi merugi karena ia mengabaikan kebutuhan Ruhnya; Sungguh benar kata-kata Tuhan dengan firmanNya: “Sesungguhnya manusia dalam keadaan merugi kecuali mereka yang saling menasehati dengan kebenaran dan kesabaran”. Manusia yang cenderung memperhatikan kebutuhan Ruhnya akan lebih beruntung ketimbang yang over memperhatikan kebutuhan jasadnya kenapa demikian karena ruh cenderung meminta hal-hal yang bersifat kemuliaan, Ia cenderung untuk memiliki Ilmu yang bermanfaat, kesabaran, keberanian menegakan dan menuntut kebenaran, Ruh mempunyai daya juang yang lebih luas dari jasad, Ruh memiliki tuntutan yang lebih banyak, jlimet dan lebih membutuhkan ketelitian dan seksama dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.

1 Komentar »

  1. ruhullah said

    BNAMEH KHUDA .

    BEHTARIN GHAZA-E- RUH MAARIFAT-E- KHUDA AST

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: