2PERSATUAN BANGSA & PENGOKOHAN KEBERSAMAAN ISLAM

PENCANANGANTAHUN 1386 HIJRIAH SYAMSIAHDENGAN NAMA “TAHUN PERSATUAN BANGSADANPENGOKOHAN KEBERSAMAANISLAM” (2)

OlehRahbar Revolusioner Islam 

Manusia normal dalam menyusun strategi kehidupan, terlebih bagi ia sebagai seorang big man atau pemimpin tertinggi negara dan umat setelah Imam suci Tuhan tentunya strategi yang disusun akan mempunyai bekas yang sangat penting dalam merubah cara hidup bangsa, negara dan umat dan akan mempunyai nilai sejarah kemanusiaan yang paling gemilang untuk dikenang sepanjang masa. Demikian Rahbar revolusioner Islam Sayyid Ali Khamenei hfd dalam mencanangkan tahun 1386 hs sebagai tahun yang bermotto “Persatuan Bangsa dan Pengokohan Kebersamaan Islam”.

 Strategi yang dicanangkannya sangat patut untuk disimak dan diindahkan dengan semangat patriotik dan persaudaraan umat Islam sebagai makna yang dapat di uraikan dalam butiran-butiran motto yang dicetuskannya untuk tahun 1386 hs ini, yang dapat menjadi wacana jihad pembangunan bangsa dan negara bahkan umat Islam diseluruh dunia. Motto “Persatuan Bangsa dan Pengokohan Kebersamaan Islam” mempunyai dua sisi penting yang tergambar dalam dua butir stetmennya, satu sisi berkenaan dengan penggalan “Persatuan Bangsa” yang tentunya mengacu pada penggalakan pengokohan cinta tanah air dan patriotisme bangsa dalam pembelaan hak-hak bangsa dan negara serta dalam membangun kehidupan bersama dibawah tatanan kenegaraan yang berpertahanan penuh dinamis, sejahtera dan aman sentosa dan pada sisi kedua berkenaan dengan penggalan “Pengokohan Kebersamaan Islam” yang tentunya akan mengacu pada penggalakan pandangan kebersamaan yang mendunia bagi seluruh umat Islam sedunia untuk mengeratkan dan merapatkan derap barisannya untuk melangkah bersama menuju umat yang kuat, disegani dan bermartabat yang tinggi bersesuaian dengan nilai-nilai tinggi, suci dan mulia yang dimiliki oleh ajaran suci agama yang dipeluk bersama oleh mereka sebagai agama yang diridhoi oleh Tuhan seru sekalian alam.Tentunya ketika motto ini didengungkan di atas sepetak tanah yang terletak di atas bumi Iran oleh seorang pemimpin kebangsaan yang urat nadinya berdenyut bersama dengan detak jantung rakyatnya, akan lebih dapat memautkan kesan yang mengakar dan mengentaskan berbagai krisis bangsa karena pacuan semangat persatuan bangsa sebagai kunci pembuka segala kesulitan,  tentunya dihadapan kesatuan bangsa tidak ada perkara yang sulit untuk diselesaikan terlebih lagi dengan adanya stetmen Ilahi lewat lisan Imam Musa bin Ja’far as yang berarti demikian: “(Keberkatan Tuhan yang disebabkan oleh kebersamaan dalam menegakan hudud Ilahi lebih membawa manfaat dari pada turunnya hujan selama empat puluh hari”(1) artinya bantuan dan inayah Ilahi berada dalam genggaman setiap person yang mengulurkan tangan untuk saling bersatu padu dalam menegakkan kebenaran.  

Bagi bangsa Iran penggalan pertama motto yaitu “Persatuan Bangsa”, tentunya memberi spirit kepada seluruh person manusia yang berkewargaan Negara Iran untuk melihat dirinya sebagai bagian dari warga Iran yang lain, persatuan bangsa memberi arti seluruh individu Iranian akan melebur dalam gelora  kewarga negaraan yang satu. 

Demikian juga penggalan kedua motto, ketika dicetuskan oleh seorang pemimpin spiritual Islam, tentunya akan membias keseluruh kawasan Republik Islam terlebih dahulu sebagai sebuah tanah kedaulatan bangsa yang didalamnya tertegakan sistim yang berdasarkan undang-undang Islam murni Muhammadi sebagai yang dihidupkan kembali oleh gerakan revolusioner bangsa yang berkepemimpinan pada wilayatul faqih, yang tentunya juga akan membias keseluruh penjuruh dunia karena kedaulatan yang berdasarkan wilayah faqih adalah satu-satunya sistim yang mempunyai akar yang kokoh dalam ajaran Al-quran dan Sunnah rasul Muhammad saww, oleh karenanya biasan penerapan motto itu akan meminta kepada seluruh bangsa dan umat Islam untuk menerapkan mesej-mesej yang dikandung olehnya secara kompak dan sungguh-sungguh untuk mencapai kondisi perbaikan bagi suatu bangsa dan bagi satu umat.

Demikian motto ini dicetuskan untuk peredaran masa sepajang tahun memang dapat dikatakan tepat sekali sebagai momentum gerakan kebangsaan dan keumatan bagi satu bangsa dan bagi satu umat, karena untuk mengejewantahkan mesej-mesejnya dalam jati diri bangsa dan umat cukup lempang dan dapat diharapkan untuk keberlanjutan penerapan seterusnya sepanjang masa selagi nyawa bangsa dan umat masih dikandung badannya, sebagai tonggak perjuangan menegakan nilai-nilai murni dan sakral bagi sebuah bangsa dan bagi suatu umat dan motto ini tentunya akan layak hidup sepanjang masa sebagai yang tercetus dari inti agama yang kekal, yang mengajarkan Persatuan dan kebersamaan derap langkah kaum muslimin adalah rumus kesejahteraan dan sumber kejayaan dunia Islam.  

Persatuan dan kebersamaan derap langkah dunia Islam adalah unsur penting dan syarat utama kesuksesan kaum muslimin dalam segala bidang, persatuan umat adalah berarti sehati dan bersatu dalam perkara-perkara asasi, persatuan umat adalah nihilnya pemecah-belah dan kemunafikan dalam diri mereka. Keamanan negara-negara Islam terletak dalam genggaman tangan dan langkah kebersamaan antara mereka.  Untuk lebih jelasnya, penulis juga akan menyuguhkan langsung uraian dari beliau sendiri hfd mengenai makna-makna yang termuat dalam kedua butiran itu, supaya kita dapat menalarkan secara seksama kandungannya. Demikian disinyalir dalam pidato beliau hfd sebagai berikut:  

“Persatuan bangsa” yakni: keseragaman corak bangsa Iran** (Menggunakan istilah bangsa Iran, disini hanya sebagai satu atribut bangsa yang dapat dijadikan contoh oleh bangsa-bangsa lain jadi ia dapat kita luaskan keberbagai bangsa yang lain disesuaikan dengan sikon dimana motto itu akan diterapkan- Jadi kita dapat menjelaskan persatuan bangsa untuk kalangan Indonesia yakni : “Keseragaman corak bangsa Indonesia”- penulis). 

“Yakni persatuan bangsa tidak berarti seluruh rakyat mempunyai satu fikiran saja, yakni semua rakyat harus mempunyai kegemaran berpolitik dengan satu cara saja, tidak, persatuan bangsa tidak berarti semua rakyat menghendaki satu hal, satu pribadi, satu kelompok atau satu partai saja tetapi arti persatuan bangsa adalah ketiadaan perpecahan, kemunafikan, pertikaian dan sengketa antara satu sama lain, sekalipun dua kelompok dari segi kepercayaan agama mempunyai perbedaan, merekapun bisa memiliki persatuan, mereka bisa saling kerja sama, mereka bisa meninggalkan pertengkaran, salah satu penyebab terancamnya persatuan adalah dengan adanya berbagai ketidak jelasan atau syubhat yang dilemparkan secara rutin ke alam fikiran rakyat yang setiap orang dengan caranya masing-masing memahami syubhat tersebut, satu kelompok berada pada satu arah dan kelompok lain pada arah yang lain, percekcokan dan pertentangan yang tidak semestinya terjadi menjadi terjadi, dan yang pasti para musuh dalam semua masalah ini memboyong keuntungan dan kemungkinan besar mereka telah bergandeng-tangan dalam masalah ini baik secara sebahagian dari masalahnya atau keseluruhannya, mereka menyengaja berurusan mencampurinya, hal ini kita tidak dapat mengabaikannya”.  

Dari itu Rahbar meminta kepada semua kelompok masyarakat dan dari semua rakyat, dari semua kalangan, pemuda dan umumnya bangsa Iran, dengan berkata:  

“Semoga Allah Taala meridhoi kalian, sungguh pada kenyataannya kalian senantiasa telah memainkan peranan yang terbaik dalam setiap kondisi, dari itu saya meminta dari kalian untuk tetap berhati-hati supaya tidak terjerat dalam tipuan musuh. Sekarang tidak ada keluhan dari masyarakat, keluhan hanya dimiliki oleh orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu terhadap fikiran masyarakat namun mereka terkadang tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya atau dikarenakan ketidak tahuannya, dari itu persatuan rakyat, kesatuan hati bangsa, penyatuan jiwa bangsa, saling mencintainya anggota manyarakat, kesepakatan rakyat mengenai pemerintahan Islam, terhadap ahkam suci Islam, dan kesepakatan rakyat mengenai UUD negara yang merupakan aplikasi dari ahkam Islam walaupun kita tidak menyatakan secara penuh namun paling besar berkesesuaian dengan ahkam Islam, dan semua inilah yang mengakseskan “Persatuan Bangsa” sebagai rukun pertama pembawa kesuksesan hidup berbangsa dalam segala bidang.  Rukun kedua yang membawa keberhasilan bangsa dan umat adalah “Pengokohan Kebersamaan Islam” yakni : Bangsa-bangsa Islam hendaknya semua berjalan beriringan bersama satu sama lain, bangsa Iran hendaknya hubungan bilateralnya dengan bangsa-bangsa Islam semakin diperkuat. Kalau kita ingin motto ini dapat terbuktikan maka haruslah menopangkan diri pada asas-asas yang ada diantara kita yang mempunyai sisi kesamaan, jangan hanya kita terpekur dalam perkara-perkara cabang yang diperselisihkan”.(2)  

 KATA-KATA HIKMAHMENGENAI PERSATUAN BANGSA DAN UMAT

Yang dicuplik dari kata-kata Rahbar hfd 

Persatuan umat Islam lambang kekuatan dan kemuliaan mereka.

Persatuan Dunia Islam menjurus pada keberuntungan seluruh dunia Islam.

Persatuan Rakyat adalah tiada lain kecuali dari kasih-sayang Tuhan.

Seluruh rakyat dan para pemimpin hendaknya  menjaga untuk diri mereka ni’mat persatuan.

Haji adalah manuver tertinggi kesatuan umat Islam.

Pemilihan umum adalah aplikasi persatuan bangsa disuatu Negara.

Persatuan antara kaum muslimin dengan seratus dalil adalah suatu perkara yang wajib dan mungkin untuk terjadi.

Persatuan salah satu sebab tetap berkiprahnya rakyat dilapangan pembangunan bangsa dan umat.

Bangsa dan pemerintah Iran mengajak bersatu bangsa-bangsa Islam.

Hendaknya kaum muslimin melewatkan perpecahan untuk menuju penjabatan tangan persatuan kepada satu sama lain.

Dengan keberkahan persatuan umat Islam sedunia segala kesulitan akan dapat diselesaikan.

Persatuan sebagai kesiapan melakukan tindakan-tindakan besar.

Persatuan adalah rahasia kejayaan kaum muslimin.

Persatuan adalah usul utama yang harus senantiasa ada bagi kita.

Persatuan akan meluaskan pandangan kaum muslimin.

Persatuan adalah titik cerah nasehat Imam Khumaini.

Persatuan rakyat dan pemimpin menyebabkan putus asanya musuh.

Persatuan akan menyelamatkan bangsa dan umat dari segala krisis.

Salah satu penyebab adanya keamanan Negara dan bangsa  adalah persatuan.

Persatuan adalah syarat utama menegakan kalimat Islam diatas pentas dunia.

Nabi besar Muhammad saww adalah pusat penyatu umat Islam sedunia.

Dan persatuan kalimat kaum muslimin adalah anjuran Kitab suci Al-Quran bagi mereka semua.

 NARA SUMBER  1.       Tahdzib, Syekh Tussy juz 10, hlm 146 di cuplik dari  kitab : Guharhoi=Kodzimi- cehel hadits az Imam Musa kodzim as- Jawod Muhaditsi, hlm 53 hadits ke 32. 2.       web site : http://www.leader.ir   

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: