PERTEMUAN YANG MENGGEGERKAN DUNIA

Pertemuan yang menggegerkan Dunia Barat dan Timur. Pertemuan yang menakjubkan warga dunia.

Soal-Jawab Dr. Ahamadi Nejad bersama  para Dosen dan  Mahasiswa Universitas Columbia-Amerika Serikat. 

Presiden  Republik  Islam Iran  setelah berpidato di depan kumpulan Mahasiswa Universitas Columbia Amerika, dengan jelas dan tanpa menutup-nutupi disertai argumen beralasan menjawab pertanyaan mereka.  Teks komplit Tanya-jawab Mahasiswa dan para Dosen Universitas  Columbia  dengan Doktor Ahmadi Nejad tersebut dengan penjelasan di bawah ini : 

Mahasiswa : “Bapak Presiden, pernyataan-pernyataan Anda sekarang dan  sebelumnya menimbulkan banyak persoalan, satu diantaranya: Apakah  pemerintahan Anda atau Anda sendiri berusaha untuk menghancurkan Israil sebagai satu pemerintahan Yahudi”?. 

Presiden Iran: “Kami menyukai semua bangsa, dengan orang-orang Yahudi kami suka, Orang-orang Yahudi  hidup  dengan damai dan aman di Iran. Anda hendaknya memperhatikan keselarasannya dalam peraturan-peraturan dan UUD kami, dengan  hitungan setiap 150 ribu orang akan dipilih satu wakil rakyat yang akan duduk di MPR, tetapi kaum Yahudi di Iran yang hanya berjumlah satu perlima hitungan ini, mempunyai wakil independen dalam majelis, maka dari itu saran kami untuk masalah Palestina sebagai saran yang manusiawi dan demokratis”. 

Dr Ahmadi Nejad berkata :  “Apa yang kami katakan itu sebagai penyelesai masalah yang telah berusia 60 tahun. Kita harus perbolehkan rakyat Palestina untuk  dapat mengambil rancangan sendiri demi masa depannya dan ini secara sempurna berdasarkan ketetapan musyawarah lembaga PBB dan asas-asas pendiriannya”. 

Presiden Iran menerangkan : “Kita harus memberi izin kepada Yahudi Palestina, Muslim Palestina dan Masehi Palestina untuk mengambil keputusan melalui satu pola kebebasan bertanya menyeluruh (referendum umum) untuk masa depan  mereka  sendiri dan setiap keputusan yang mereka ambil sebagai sebuah bangsa, seharusnya dihormati dan diterima secara bersama-sama”. 

Beliau menekankan: “Seharusnya Sama sekali tidak seorangpun masuk campur dalam urusan dalaman bangsa Palestina, seharusnya tidak seorangpun menyemaikan benih perpecahan dan seharusnya tidak seorang pun memberikan puluhan meliyard dolar pendanaan dan mempersenjatai satu kelompok disana”.  

Dr. Ahmadi Nejad yang pernyaataan-pernyataannya disambut dengan tepuk tangan dan penghargaan tak henti-henti dari para hadirin menjelaskan lagi: “Kami mengatakan bahwa bangsa Palestina hendaknya mengambil keputusan sendiri untuk masa depannya dan mereka berhak menentukannya sendiri  dan inilah yang  dikatakan  oleh bangsa Iran”. 

Setelah  pernyataan Presiden Iran tersebut, salah seorang dari  hadirin  berkata: “Kami ingin mendengar  jawaban yang jelas  untuk soalan ini, Apakah  Anda dan pemerintahan Anda berusaha untuk menghancurkan Israil sebagai  suatu pemerintahan Yahudi? kalau bisa berikanlah jawaban dalam  bentuk  ya  atau tidak”. 

Dr.Ahmadi Nejad mengingatkan: “Anda telah bertanya tetapi Anda inginkan jawaban yang sesuai dengan selera Anda untuk mendengarkannya. Kebebasan ini tidak akan menyampaikan Anda kepada pengetahuan”. 

Persiden Iran dengan kalimatnya ini menimbulkan dukungan para hadirin, dan beliau berkata :“Saya hanya berkata satu topic sendiri dan  saya bertanya kepada anda apakah masalah Palestina satu masalah antara bangsa yang penting atau tidak ? Tolong  jawab  “ya atau tidak”,  penyoal  pada waktu itu, juga ikut menjawab : “ya”. 

Kemudian Dr. Ahmadi Nejad berkata : “Saya berterima kasih atas kebersamaan anda sekalian”. Kita menerima permasalahan 60 tahun masih berlangsung dan sekarang setiap orang memberikan solusi penyelesaiannya  dan solusinya menurut kami dengan mengadakan referendum umum. Jika kita melaksanakan pola ini maka kita akan pasti melihat hasilnya. Berikanlah Izin, rakyat Palestina dengan bebas mengambil keputusan masa depannya sendiri, untuk mereka lakukan apa yang mereka kehendaki, selepas itu apa yang Anda targetkan pasti akan terjadi dan akan terlaksanakan”. 

Bangsa Iran menjadi korban terorisme. 

Dr.Ahmadi Nejad dalam menjawab pertanyaan berikut: “Kenapa  pemerintahan Anda membantu para teroris? Apakah Anda akan berhenti melakuan pekerjaan ini dan mengizinkan  pengawas PBB untuk membenarkan  masalah ini?”. Beliaupun menjelaskan : “Saya ada satu pertanyaan untuk Anda, Jika seseorang datang dan bom diletupkannya di dekat Anda, Kepala Negara Republik dan kabinet pemerintahannya diancam, anggota senat dan konggresnya dibunuh, maka apa yang Anda akan lakukan dengan mereka? Apakah Anda akan menganugrahkan hadiah ataukah Anda akan memberi gelar teroris kepada mereka?, adalah jelas Anda akan menggelari mereka sebagai teroris”. 

Presiden Iran mengingatkan: “Teman-teman yang mulia, bangsa Iran adalah sebagai korban  gerakan teroris. 26 tahun yang lalu di suatu tempat saya  berkerja, di daerah yang sangat dekat dengan tempat yang selalu saya bekerja disana, sekelompok teroris membunuh presiden dan perdana menteri pilihan rakyat dengan bom sehingga merubah wujudnya menjadi abu”. Satu bulan sebelum kejadian itu, telah terjadi dalam satu gerakan teroristi lain dengan 72 orang  dari anggota  majelis dan Dewan Negara  yang terbagi kepada 4 menteri dan delapan wakil kementerian menjadi korban berkeping-keping. Dalam tempo enam bulan empat ribu orang rakyat Iran telah dilayangkan nyawanya dan diteror oleh gerakan teroristi.  Semua ini telah terjadi akibat gerakan kelompok teroris, namun yang sangat disayangkan dihari ini kelompok tersebut sedang melakukan aktivitasnya di dalam negara Anda dibawah perlindungan pemerintahan Amerika dan mereka secara bebas menyebar-luaskan informasi, dan pusat gerakan mereka di Iraq adalah dalam lindungan pemerintahan Amerika”. 

Dr.Ahmadi Nejad menerangkan : “Bahwasannya bangsa Iran telah mengalami derita akibat gerakan teroristi dan kamilah yang menjadi Negara pertama yang mengajukan sikap penolakan terhadap gerakan teroris dan kami telah memaparkan pentingnya memerangi gerakan ini”. 

Beliau  menjelaskan : “Kita harus menentukan asas-asas gerakan teroris dan sebab mengakarnya, kemudian kita cabut ia dari akar-akarnya. Kami sedang hidup di kawasan Timur Tengah dan sangat jelas bagi kami betapa kekuatan-kekuatan teroris telah mereka wujudkan, mereka membantu dan menyiapkan dana untuk mereka (teroris). Kami mengetahui bahwa dalam sejarah bangsa kami senantiasa mengulurkan tangan persahabatan kepada negara-negara lain, Negara kami memiliki budaya, kami tidak butuh kepada teroris karena kami adalah korban keganasan teroris”. 

HOLOCAUST BUKAN TIDAK DAPAT DITELITI KEMBALI KEJADIANNYA 

Berdasarkan liputan ini: Kepala Negara Iran dalam menjawab “pertanyaan-pertanyaan tentang Hulocoust” yang sudah diutarakan dengan matlab berikut : “Sejak tahun 1940 sebagai akibat perlakuan Negara Nazi kejadian ini ditandakan sebagai kejadian yang mempuanyai dokumentasi monumental. Jadi Kenapa kalian menginginkan penelitian mendalam lagi?!!. Kelihatannya tidak ada dalil untuk melakukan hal ini, kecuali hendaknya di ajukan pertanyaan mendasar tentang keaslian kejadian ini”.   

Mahasiswa: “Apakah Anda dapat mengatakan kenapa meneliti kejadian ini menjadi penting?”. Beliau berkata : “Kami ucapkan terimakasih atas pertanyaan Anda, saya adalah sebuah Universitas, apakah Anda dapat mengatakan bahwa penelitian untuk suatu kejadian bersejarah bisa dianggap telah selesai selama-lamanya?. Apakah kita dapat menutup buku-buku tentang sebuah kejadian sejarah untuk selama-lamanya?. Berbagai pandangan dapat dilihat mengenai setiap penelitian. Kenapa penelitian kita berhentikan sama-sekali?, kenapa kemajuan ilmu-pengetahuan harus kita stopkan?”.  

Dr. Ahmadi Nejad menyatakan : “Anda seharusnya tidak bertanya kepada saya. Anda semestinya bertanya kepada diri Anda sendiri”: “Kenapa Anda berfikir, dan ini dapat dipertanyakan, apakah Anda mau menghadang kemajuan ilmu-pengetahuan?”.  

Beliau menambahkan : “Apakah dalam ilmu Fisika ada masalah yang sudah dapat dipredeksi secara mutlak?.  Kita punya rumus matematika dimana lebih dari 800 tahun telah diterima sebagai rumus yang mutlak tetapi ilmu  pengetahuan baru sebagian dari kemutlakan itu telah ditolaknya dan logika baru untuk matematika dicetuskan. Oleh karena itu kita harus memberi kesempatan kepada para peneliti dan ilmuan untuk meneliti segala sesuatu yang ada. Kenapa kita harus memberhentikannya?. “Saya tidak mengatakan tidak terjadi, saya tidak memberi hukum kepadanya”.  

Presiden Iran mengingatkan: “Berkenaan dengan pertanyaan kedua saya telah dinyatakan: “Katakanlah telah terjadi, tetapi kenapa harus rakyat Palestina yang menanggung resikonya?, dan ini pertanyaan serius!. Masalah ini mempunyai dua segi. (Dalam detik ini pembawa acara menyahut berkata: : “Untuk mengadakan penelitian ilmiah hendaknya paling sedikit mempunyai satu asas”. Oleh karena itu permintaan meneliti kembali sebuah perkara yang hakekatnya sudah jelas ada, akan menunjukan pengingkaran terhadap apa  yang telah diyakini di Eropa  tentang terjadinya!”). 

Dr. Ahmadi Nejad menjelaskan: “Tunggu dulu!, apapun yang terjadi, Anda bebas adanya terahadap apa yang Anda inginkan untuk menarik kesimpulan dari  apa yang saya katakan, tetapi apa yang jelas saya katakan yaitu dalam pertanyaan yang paling awal adalah pada kenyataannya saya sebenarnya sedang menjelaskan hak para peneliti Eropa. Dalam bidang ilmu dan penelitian saya mengajukan pertanyaan yang didalamnya tidak ada yang mutlak dan tidak ada satu perkarapun yang sudah diperlakukan secara cukup sekalipun dalam Ilmu Fisika”.  

Presiden Iran menambahkan : “Penelitian yang sudah dilakukan tentang fisika lebih dari penelitian tentang Holocaust tetapi sampai sekarang penelitian fisika masih juga dilanjutkan. Apa problemnya masalah ini dilakukan?  

Dr.Ahmadi Nejad berkata : “Ini adalah suatu yang diinginkan oleh  manusia, mereka menginginkan suatu masalah dapat dilihat dari berbagai pandangan, para ilmuan menginginkan ini, khususnya masalah yang telah menjadi asas pergolakan kawasan Timur Tengah dalam kurun 60 tahun yang lalu”. 

Presiden Iran menjelaskan : “Kenapa hal ini kita berhentikan secara total, Anda hendaknya mempunyai dalil yang menjelaskan tentang hal itu dan kenyataan  ini sebagai yang sudah diteliti secara cukup bagi saya tidak mempunyai penjelasan yang cukup”. 

WANITA DI IRAN DIHORMATI 

Berdasarkan liputan ini, dalam kelanjutan pertemuan itu telah ditanyakan kepada Dr.Ahmadi Nijad : “Wanita Iran tidak memiliki hak-hak asasi!, Kenapa demikian? Dan kenapa di Iran ada hukum eksikusi (hukuman mati)?”. 

Presiden Iran menjawab : “Kebebasan yang terjadi di Iran Adalah kebebasan yang sebenarnya, Rakyat Iran mempunyai kebebasan dan wanita di Iran memiliki paling tingginya tingkatan kebebasan, kami memiliki dua mentri kenegaraan wanita, dalam tingkatan tinggi spesialis dalam MPR, Kabinet pemerintahan, dan di perguruan-perguruan tinggi, wanita memiliki kiprah disana, dalam bidang Bioteknologi dan seluruh bidang saintis, ratusan wanita ilmuan dengan penuh aktif menjalankan kegiatannya”.  

Dr.Ahmadi Nejad menyatakan: “Bangsa kami bebas”, mereka memiliki pringkat paling tinggi dalam pemilihan umum; 80 hingga 90 porsen mereka telah ikut andil dalam pemilihan umum, dimana setengah dari jumlah itu adalah kaum wanita, bagaimana Anda menyatakan bahwa wanita kami tidak mempunyai kebebasan?, Apakah ini kenyataan yang menyeluruh?”. Beliau menekankan : “Ini tidak benar adanya, ketika satu Negara dengan Negara lain ada pertentangan, maka secara menyeluruh kebohongan disebarluaskan sehingga kenyataan yang sebenarnya diutarakan dengan bentuk lain”.

Presiden Ahmadi Nejad dalam bagian kedua pertanyaan mengatakan: “Berkenaan dengan hukum-hukum eksikusi ada dua pertanyaan yang dapat diajukan: “Jika sesorang membawa masuk kenegara barang-barang narkotik dan mereka memusnahkan pemuda-pemuda Iran, Turki, Eropa dan Amerika, Apakah Anda memberi Hadiah kepada mereka? Orang-orang yang telah dibunuh ratusan juta pemuda di dunia termasuk juga Iran apakah tidak boleh menyatakan unjuk rasa untuk mereka. Apakah Anda di Amerika tidak ada hukuman mati? Punyakan!!?”. 

Dr.Ahmadi Nejad menambahkan: “Di Iran hukuman mati itu untuk orang-orang yang membawa selundup barang-barang narkotik, mereka yang melanggar batas-batas hak rakyat. Jika seseorang dengan senjata pergi  kesatu rumah dan membunuh sekelompok orang dan setelah itu menyandera nya untuk mendapatkan uang, bagaimanakah mereka itu disikapi di Amerika?. Apakah kepada mereka diberikan ganjaran? Apakah seorang dokter dapat memberikan izin kepada kuman-kuman yang akan menggerogoti seluruh Negara?”.

Presiden Iran menjelaskan : “Kami punya undang-undang. Orang-orang yang menggunakan senjata untuk menginjak-nginjak hak masyarakat dan membunuh manusia, menimbulkan keonaran, menjual barang-barang narkotik atau melakukan kekejian yang tinggi tingkatnya akan dikenakan hukum mati”. 

Dr.Ahmadi Nejad menjelaskan: “Mungkin Anda berfikir bahwa keberadaan sebagai wanita itu sendiri suatu perkara yang dianggap sebagai keteraniayaan”.  

Beliaau menekankan: “Menjadi wanita bukan suatu keteraniayaan. Wanita adalah paling bagusnya makhluk Tuhan, mereka sebagai aplikasi kelembutan kasih sayang dan keindahan, yang telah diberikan Tuhan kepada mereka. Mereka di Iran dihormati. Di Iran setiap keluarga Irani yang memiliki anak perempuan, sepuluh kali lipat, lebih senang dari pada memiliki anak laki-laki”.

Presiden Iran menunjukan masalah wanita di Iran dihormati lebih dari kaum laki-laki.  Beliau berkata : “Mereka mendapat keringanan banyak dari tanggungjawab yang berdasarkan undang-undang diemban oleh kaum laki-laki, mereka adalah sebagai ibu-ibu dimasa depan, dalam budaya Iran kaum laki-laki, anak putra dan putri senantiasa menciumi tangan ibu-ibu mereka sebagai tanda penghormatan mereka kepada kaum wanita. Dan kami bangga terhadap budaya seperti ini”. 

Saya ingin mengungkapkan rasa hormat kepada para korban tragedi 11 September. 

Mahasiswa bertanya kepada presiden: “Apa yang anda harapkan Dari hasil pertemuan hari ini berkenaan dengan Columbia?. Apa pandangan yang anda miliki tentang tidak diizinkannya Anda untuk melihat tempat tragedi 11 September?”. 

Dr.Ahmadi Nejad berkata : “Saya adalah tetamu Anda, saya telah diundang resmi supaya saya datang ke Columbia, saya ingin mengatakan sebuah matlab: Di Iran ketika kami ingin mengundang seseorang kami menghaturkan penghormatan kepadanya dan ini adalah adat-istiadat kami, dan saya mengetahui rakyat Amerika juga mempunyai adat-istiadat yang demikian”. 

Presiden Iran menambahkan: “Di tahun yang lalu saya ingin berkunjung ke tempat tragedi 11 September untuk menghaturkan penghormatan kepada para korban dan saya ingin ikut berunjuk rasa bersama, tetapi acar-acara kami memanjang  hingga tengah malam dengan berbagai spekulasi perundingan dan pertemuan-pertemuan sehingga berkunjung ketempat itu menjadi sulit. Saya berkata kepada teman-teman supaya menata acara ini ditahun depan sehingga saya dapat menghaturkan penghormatan kepada mereka”. 

Dr.Ahmadi Nejad berkata : “Sangat disesalkan beberapa orang dari beberapa kelompok menujukan reaksi tajam dan sangat buruk, Apakah ini tidak buruk mencegah haturan penghormatan kepada keluarga para korban keganasan teroris?  Salah seorang berkata : “Ini adalah penghianatan”, dan saya katakan : “Haturan penghormatan ini, dilakuan oleh saya, kenapa demikian anda berfikir?”. 

Akar-akar terjadinya tragedi 11 September harus diteliti kembali 

Presiden Iran menambahkan: “Dengan pola fikir yang demikian bagaimana Anda dapat diharap dapat mengendalikan Dunia dengan segala urusannya?, Apakah Anda tidak berfikir bahwa banyak sekali dari kesulitan yang ada di Dunia sekarang ini dikarenakan oleh cara penyikapannya seperti ini melalui masalah dan pola berfikir.  Cara memandang buruk terhadap rakyat banyak demi kepentingan dan perhatian diri sendiri, semestinya cara ini harus dicampakkan sehingga kita dapat menghaturkan penghormatan kepada semua, kita kembangkan suasana persahabatan dan semua bangsa dapat saling berdialog antara sesama serta kita membawa perdamaian kearah yang lebih maju”.  

Dr. Ahmadi Nejad menjelaskan : “Saya ingin bicara dengan para jurnalis media berita tentang tragedi terorisme 11 September, ini adalah kejadian besar. Banyak kenyataan terjadi setelah 11 September Afghanisthan dijajah, setelahnya Iraq, enam tahun wilayah kami menjadi sasaran ketidak amanan, terror dan ketakutan”.

Beliau jelaskan : “Jika akar-akar tragedi 11 September diteliti kembali dengan seksama, dan kenapa tragedi ini dapat terjadi, syarat-syarat apa yang mengantarkan kepada tragedi itu dan siapa saja orang yang secara langsung berperan dalam tragedi itu?, semua akan mengetahui bagaimana krisis Iraq dapat dihindarkan, kesulitan di Afghanisthan dan di Iraq dapat kita selesaikan bersama”.

HANYA MEREKA YANG MENELUSURI SENJATA NUKLIR BERADA DALAM  KEMUNDURAN AKAL. 

Berdasarkan liputan ini, kepala Negara Iran dalam menjawab pernyataan : “Proyek nuklir Anda yang ada, kenapa pemerintahan Anda ingin memperkaya Uranium untuk digunakan membuat senjata-senjata nuklir?. Apakah Anda akan memberhentikan perlakuan ini?. 

Pertama proyek nuklir kami berjalan secara sempurna dalam batas-batas undang-undang. Kedua, kami berada dibawah pantauan badan keamanan energi atom PBB dan ketiga  proyek ini secara penuh memuat kedamaian. Saintis pengayaan Uranium ada ditangan kami, hanya saja untuk pengayaan dibawah 5 porsen dapat digunakan. Uranium dibawah lima porsen hanya dapat digunaka untuk tenaga pembakaran”. 

Dr.Ahmadi Nejad menunjukan kepada laporan yang berulang-ulang badan keamanan tenaga atom PBB dengan jelas mengatakan: “Tidak ada tanda-tanda yang menunjukan Iran telah menyimpang dari program kedamaian nuklirnya”. 

Beliau menekankan: “Kita semua sudah tau bahwa berkas-berkas dokumen nuklir Iran  telah menjadi masalah politik. Dan ini sudah bukan masalah hak asasi lagi”.  

Kepala Negara Iran menyatakan : “Badan keamanan energi Atom PBB mengakui kegiatan penuh damai kami, hanya dua atau tiga oknum yang berfikir bahwa mereka hanya mengetahui hak ilmu pengetahuan dapat dibatasi dan berada dalam jangkauan kuasa mereka saja. Mereka berharap pemerintah dan bangsa Iran bergantung kepada yang lain dan mengambil pembakaran tenaga nuklir dari mereka. Padahal pengetahuan dimilikinya malah mengambil dari yang lain, dan ia mengecilkan dirinya, dan yang pasti Negara-negara inipun setelahnya menghindar untuk memberinya kepada Iran”. 

Dr.Ahmadi Nejad, pernyaatnya itu diikuti tepuk tangan oleh para hadirin, Beliau menambahkan : “Dengan demikian kami mengetahui apa yang kami inginkan, Anda yang memproduk turunan yang ke lima dari Bom Atom dan Anda sedang dalam menguji-cobanya, apa hak Anda untuk mempersoalkan tujuan-tujuan perdamaian nuklir orang lain untuk memproduksinya sebagai energi?”. 

Kepala Negara Iran menekankan : “Kami tidak punya kepercayaan terhadap senjata-senjata nuklir, kenapa? karena senjata nuklir bertentangan dengan asas-asas kemanusiaan”.  

Beliau berkata : “Berikanlah izin kepada saya untuk berlelucon dengan Anda: “Setiap politikus yang mencari senjata nuklir, dari pandangan perpolitikan sebenarnya ia sedang menderita ketertinggalan akal”. Menurut laporan ini, Setelah pernyataan Dr.Ahmadi Nijad para hadirin menepuk tangan dan mereka ikut menguatkan pernyataan Kepala Negara Iran itu. 

KAMI BERSIAP MENERIMA KELANJUTAN PERUNDINGAN DENGAN SALING MENGHORMATI 

Dalam kelanjutan pertemuan ini telah ditanyakan kepada Ahmadi Nijad:  “Apakah Iran siap berdialog dengan pemerintah Amerika? Apa hasil yang di harapkan dari dialog ini?, bagaimana dapat diselesaikan perselisihan faham antara pemerintah Amerika  dan Iran?”. 

Kepala Negara Iran berkata: “Kami sejak pertama kali telah mengumumkan bahwa kami siap mengadakan perundingan dengan semua Negara dengan memandangkan penghormatan secara timbal-balik. 28 tahun yang lalu ketika revolusi kami sukses dan menang, kami telah menyingkirkan pemerintahan diktator yang dibantu oleh Barat, dan kami dapat meraih demokrasi dan kebebasan. Dijaman itu hanya rejim Aparteit Afrika selatan dan rejim Zeonis sebagai yang terkecuali. Sekarang sistim Aparteid telah musnah”. 

Dr.Ahmadi Nejad menunjukan: “Kami mengatakan kepada yang lain yang berada di Dunia bahwasannya kami menginginkan hubungan persahabatan dan persaudaraan. Bangsa Iran yang berbudaya dan berperadaban  menginginkan dialog dan perundingan”.  Beliau mengingatkan : “Kami percaya kepada perundingan dan dialog, semua masalah dapat dengan mudah diselesaikan, tidak membutuhkan ancaman, tidak butuh kepada senjata dan bom dan jika kita berdialog kita tidak akan butuh kepada pertikaian.  Kami punya logika yang jelas dalam masalah ini”. 

Kepala Negara Iran menekankan: “Kami mempertanyakan penataan kepemimpina Dunia  dan kami yakin cara yang diterapkan sekarang tidak akan mengarah kepada perdamaian dan keamanan Dunia. Dan jalan penyelesaian yang kami miliki berdasarkan nilai-nilai hubungan kemanusiaan antara Negara”.   

Beliau menjelaskan : “Kami siap mengadakan perundingan dengan semua negara, tetapi dibawah persyaratan saling menghormati antara dua arah. Anda telah melihat untuk membantu terwujudnya keamanan di Irak, kami telah mengadakan tiga kali pembicaraan dengan orang-orang Amerika  dan pada tahun yang lalu sebelum saya datang ke Newyork saya telah mengumumkan kesiapan untuk mengadakan tukar-pikiran dengan presiden Amerika di lembaga PBB”. 

AMERIKA HARUS MERUBAH PRILAKUNYA. 

Dr.Ahmadi Nejad menambahkan : “Menurut pandangan kami pemerintah Amerika harus mengakui secara resmi hak-hak rakyat Iran dan hendaknya menghormati tanah-air semua Negara. Pemerintah Amerika hendaknya menyingkirkan perlakuan masa lalunya. 28 tahun mereka telah berkesinambungan mengancam kami, mereka menghina kami dan  mereka telah mencegah kami dari kemajuan ilmu-teknologi. Anda mengetahui bahwa Saddam sang diktator, telah mendapat bantuan melalui pemerintah Amerika dan Negara-negara Eropa dalam menyerang Iran”.Dia selama 8 tahun melakukan kekejaman yang terus-menerus dan 200 ribu warga Iran dalam perang ini telah menyerahkan jiwanya dan 600 ribu telah mengalami luka-luka. Dia telah menggunakan senjata kemia dan ribuan warga Iran telah menjadi korban senjata kimia. Dari jaman itu kami dibawah pemberitaan yang beraneka, pemboikotan ekonami, pembatasan gerak ekonomi dan politik, kenapa?   Karena kami telah lepas dan merdeka dari satu diktator dan untuk ini  kami inginkan kebebasan dan demokrasi untuk diri kami”. 

Presiden Republik Islam Iran berkenaan dengan pengundangan para Dosen dan Mahasiswa Universitas Columbia untuk berkunjung ke Iran berkata: “Pada kesempatan ini saya mengundang semua Dosin dan Mahasiswa untuk berkunjung ke Iran dan berbicara dengan para mahasiswa (di sana) dan Anda diundang secara resmi. Para Dosen dan Mahasiswa  dapat pergi kemana saja ke Universitas atau orginasasi mahasiswa yang mereka kehendaki. Ada Lebih dari 400 Universitas dalam Negara kami yang dapat Anda pilih. Kami memberikan podium untuk berbicara kepada Anda dan kami menghormati Anda seratus porsen. kami meminta kepada para Mahasiswa (kami) untuk datang  mendengarkan pembicaraan Anda. Di saat ini setiap hari ratusan perkumpulan serupa ini diseleggarakan di  Universitas-universitas kami”.

1 Komentar »

  1. muhibbin said

    Allahuakhbar…

    Inilah seorang tokoh yang hasil dari didikan dan belaian Fatimah a.s serta diterapkan dgn ketegasan dan keberanian Ali a.s…Jawapan yang diberikan menunjukkan kepada dunia bahawa Islam cinta akan pendamaian dan persatuan.

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: