ULAS BALIK KEMENANGAN ILAHIAH

    Ulas balik kemenangan Ilahiah  

KILAS BALIK KEMENANGAN HIZBULLAH LIBANON DALAM PERTAHANAN SUCINYA MELAWAN SERBUAN MILITER ISRAIL, SEBAGAI KEMENANGAN IMAN  PADA ZAT ILAHI YANG ESA, MAHA SEMPURNA DAN BERKUASA ATAS KECONGKAHAN ZATI KEKAFIRAN ISRAIL, SANG PENYEMBAH BERHALA-BERHALA DUNIAWI (MATEREALIS). 

Pada akhirnya, sebulan lebih serangan membabi-buta Rezim dzalim Israil yang membombardir tanah kependudukan rakyat sipil bumi Libanon,  telah berusia setahun, dan akan terus tercatat dalam sejarah sebagai hari-hari kegemilangan Hizbullah Libanon yang akan senantiasa memperkenalkan diri sebagai Hujjah Allah swt atas penduduk dunia, bahwasannya Slogan Agung Islam yang berbunyi “La-Haula-Wa-La-Quwwata-Illa-Billahi” itu telah membuktikan esensi hakikinya, sungguh ia telah merunduk-sujudkan kepala seluruh penghuni bumi Libanon-selatan pada tanggal 28 Juli 2007 sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah swt yang telah menganugrahkan hari-hari yang akan diperingati oleh rakyat Libanon sebagai hari Kemenangan Hizbullah atas serangan agresor rezim zionis Israil, yang selama masa itu keteguhan dan keperkasaan pertahanan / muqowimat (pasukan suci Ilahi) Hizbullah-Libanon memperagakan satu-demi satu janji-janji pasti Ilahi sebagai buah-buahan manis hasil pertanian iman dan ketakwaan yang mereka semaikan selama dekade terakhir. 

Artikel ini berusaha membantu siapa saja yang memiliki berbagai ketidak jelasan seputar masalah; “Penyerangan militer Israil yang membawa kesyahidan ratusan anak-anak manusia yang tak berdosa dan kerusakan berat tanah kehidupan rakyat Libanon yang pada akhirnya semua pengorbanan ini sebagai persembahan kemenangan besar bagi Hizbullah Libanon”.  Bagaimana kenyataan ini dapat disimpulkan demikian?. Dari sini penulis artikel akan mengajak Anda untuk menelusuri kajian seputar masalah tsb. Silakan menelaahnya…!!

 Ada beberapa soalan sebagai pengantar kajian berikut, yaitu; Apa sebenarnya yang ingin dicapai oleh penyerangan militer Israil ke atas tanah Libanon?. Rezim zeonis Israil dalam serangannya yang sama sekali tidak jentelmen dan tidak mengindahkan sebarang undang-undang dan hak-hak kemanusiaan itu, jauh-jauh hari telah merencanakan serangannya ke bumi Libanon dengan angan-angan akan berhadapan dengan kelompok kecil dan lemah dari segi kemiliterian, dalam syiar-syiarnya di hari-hari permulaan serangan rezim ini mengukirkan beberapa tujuan berikut, yang mendapat dukungan mutlak dari para penguasa Amerika Serikat: 

1.        Mencabut akar-akar dan menundukan Hizbullah secara hina dan bertekuk-lutut kepada Israil dan kaki-tangannya (rezim Amerika, Inggriis…)

2.        Melucuti atau mengosongkan persenjataan dari Hizbullah, dan pemusnahan kemegahan musik-musik perjuangan Hizbullah.

3.        Menyulut kebencian umum rakyat Libanon terhadap Hizbullah, dan memunculkan perpecahan dan persengketaan antara pemerintah Libanon dan partai-partai politik yang ada dengan Hizbullah.

4.        Integralisasi (kolonialisasi/menjajahi) atau menduduki tanah air Libanon khususnya tanah rakyat kependudukan syiah, di daerah selatan Libanon.

5.        Menetapkan pangkalan kekuatan tentara militer Israil di sepanjang sungai Libanon dengan tujuan mewujudkan tali-pinggang/kleder sebagai pertahanan keamanan dihadapan serangan Hizbullah.

6.        Sebagai mengadakan uji-coba alat-alat dan senjata-senjata perang tercanggih dan terbaru seperti; Teng-teng baja Merkava, kapal-terbang tampa awak/pailot …

7.         Dan sebagai uji-coba taktik dan makar-makar peperangan. 

Namun nyatanya pada tanggal 14 Agustus 2006 perang berakhir dan stetmen yang menandai berakhirnya perang tsb ialah ; Pengadaan gencatan senjata sebagai butiran pertama piagam PBB N0 1701 yang mengharuskan kedua belah pihak memberhentikan serangan-serangan militernya. 

Sekarang kita melangkah pada kajian soalan berikut; Apakah Israil berhasil mencapai tujuan-tujuannya tsb dengan perlakuan serangannya ke tanah Libanon? Atau paling tidak tujuan yang manakah yang berhasil diraih oleh rezim teroris Israil ketika melakukan aksi terorisnya keatas kehidupan masyarakat Libanon selama 34 hari itu?. Mari kita melihat satu persatu dari tujuan-tujuan itu secara mendekatkannya dengan kenyataan yang terjadi setelah peperangan : 

1.         Pada tujuan mencabut akar-akar dan menundukan Hizbullah secara hina dan bertekuk-lutut kepada Israil dan kaki-tangannya (rezim Amerika,…), kenyataannya malah kekuatan militer Israil yang telah terhinakan oleh serangan-serangan balas Hizbullah yang menyebabkan mereka terhuyung-huyung lari menyelamatkan diri dengan meninggalkan alat-alat dan teng-teng mereka dan lebih kurang sejumlah 430 askar/tentara militer Israil binasa dengan senjata-senjata mereka dan ribuah bani Israil sebagai batalion-batalion yang sudah dipersenjatai dengan perangkat alat-alat perang moderen dan canggih telah mengalami luka-luka. Sejumlah 130 teng Merkava Israil berhasil diletupkan oleh kekutan batin Hizbullah, 3 kapal perang tercanggih Israil berhasil mengantarkan para awaknya kedasar neraka. Sedangkan pada pihak Hizbullah, sejak dari awal serangan Israil sudah menunjukan kesiapan yang mantap dan lebih kuat, perhitungan pihak Hizbullah yang berhasil syahid tidak lebih dari 10% dari jumlah laskar Israil yang mati terlaknat itu.

2.         Pada tujuan melucuti atau mengosongkan persenjataan pertahanan dari tangan Hizbullah dan pemusnahan kemegahan pengaruh musik-musik perjuangan Hizbullah juga Israil tidak mampu melakukannya dan mereka terdampar dibelantara khayal saja, karena pada kenyataannya kekuatan pertahanan Hizbullah hingga detik-detik terakhir perang-pun masih menunjukan kekuatan serangan balas mereka ke pos-pos militer dan tanah kependudukan zeonis rezim bani Israil, demikian kekuatan senjata Iman Hizbullah yang tidak mungkin Israil dapat mengosongkan pendekar-pendekar Hizbullah dari senjata yang kasat mata ini yang menyebabkan para kepala-kepala meliter Israil terkalang-kalang kabut/bingung dan saling salah-menyalahkan atas ketidak khabaran mereka terhadap taktik-taktik tersembunyi Hizbullah yang terkadang membuat kapal-kapal perang udara Israil terjadi saling tabrak-tabrakan sendiri dan jatuh berkeping-keping hancur, Allahu Akbar…!!!.

3.          Pada tujuan ketiga yaitu mengadakan atau menyulut kebencian umum rakyat Libanon terhadap Hizbullah dan memunculkan perpecahan dan persengketaan antara pemerintah Libanon, partai-partai politik yang ada, dengan Hizbullah, juga ternyata tidak jadi, malah, tujuan ketiga ini walaupun Israil menggunakan cara serangan membabibuta dengan meluncurkan peluru-peluru kendali, bom-bom nuklir dan atom yang tercanggih dengan membombardir tanah-tanah kependudukan rakyat sipil, ratusan anak dan wanita dengan badan patah dan cedera, serta jasad-jasad mereka yang bergumul dengan tanah bercampur tumpahan darah suci kesyahidan, yang akan mencabik-cabik fitrah kemanusiaan beradab yang menyaksikannya. Dan rezim teroris ini telah meruntuhkan pos-pos pelayanan hidup yang paling mendasar bagi kehidupan sebuah bangsa, namun akibat semua perlakuan keji Israil ini sedikitpun tidak dapat membawa keuntungan apapun untuk mencapai tujuannya, malah dalam kenyataan, sebaliknya yang terjadi tidak ada satu bentuk penentangan-pun yang ditunjukan oleh rakyat Libanon terhadap Hizbullah malah peperangan yang tidak simbang dan tidak jentelmen ini menyebabkan wahdat / persatuan yang lebih kompak dan menyeluruh antara pemerintah Libanon, rakyat Libanon dan Hizbullah Libanon dan semua mengumumkan membantu Hizbullah dalam membela dan mempertahankan tanah air dan negara mereka yang sah dari perampasan dan serbuan ganas dan buas binatang-binatang Israil yang berwajah manusia itu (bahkan lebih hina dan sesat dari binatang;Quranulkarim), dengan ribuan biji-biji bom yang haram menurut undang-undang PBB untuk digunakan di atas muka bumi ini, tetapi Israil telah melakukan penghujanan biji-biji bom api dan lima bom Atom yang sama yang pernah dijatuhkan oleh laskar Amerika di atas kota Hirosima dan Nagasaki-Jepang pada perang dunia kedua dengan mengakibatkan puluhan ribu manusia terampas hak hidupnya, yang pada akhirnya PBB mencetuskan piagamnya dalam mengharamkan penggunaan bom Atom dalam peperangan apa-pun yang terjadi di muka bumi ini, tetapi piagam PBB ini tinggal saja sebagai piagam tertulis, sekelompok anak manusia yang dikenal dengan bani Israil yang terkutuk oleh Tuhan ini sudah pasti tidak akan pernah mau taat kepada piagam atau perjanjian apapun, jangankan undang-undang manusia… titah Tuhan saja mereka berani menentang, oleh itu Israil tidak akan pernah diam dalam menjalankan keinginannya untuk menguasai dunia walau dengan cara membumi hanguskan umat manusia selain dari keturunan Israil,  dan janji Allah sudah pasti akan berlaku dan hanya Hizbullah yang akan mampu mengahadapi dan mengalahkan Israil serta akan meluluh lantakan dan mencabut akar-akar kekufuran dan kebiadaban bani Israil itu. Ini sudah menjadi janji pasti Tuhan yang menciptakan alam dengan seluruh kejadian didalamnya, mantiq Islam sebagai satu-satunya agama yang diterima dan diakui oleh Allah sendiri yang menjadi hukum di sisi Allah  menyatakan bahwa ; Umat Islam yang kuat Iman dan berpegang teguh kepada Allah dan ajaran syariatnya sebagai hamba ikhlas Tuhan sudah pasti akan mendapat bantuan dan pertolongan Allah dan memenangkan mereka dari segala permusuhan yang dilancarkan oleh mustakabirin yang bersumberkan dari kekufuran kepada Allah Taala, maka demikian pada hakekatnya mereka itu adalah bermusuhan dengan Allah Taala, tentu saja siapa yang bersikap demikian sudah pastilah kebinasaannya, karena menyadari bahwa kekuasaan dan kekuatan Allah tidak ada yang dapat menandinginya dan semua dihadapan kemutlakan kekuatanya, menjadi khayalan saja. Dari itu nurani dan fitrah manusia yang beradab walau ia itu Masehi atau memeluk agama lain selain jiwa Israiliat, sebagai rakyat Libanon, sehinggapun pemimpin tertinggi uskup kristiani Libanon, perdana mentri kerajaan, ketua majelis permusyawaratan negara dan kepala negara Libanon semua membantu perjuangan pembelaan negara yang dilakukan oleh Hizbullah, dan rakyat Libanon secara umum sama ada ia itu Sunni, Syiah, Masehi dan…, semua mendengungkan kesepakatan mereka untuk mengikuti jalan yang ditempuh oleh Hizbullah dalam menghadapi serangan Israil ke atas tanah Libanon yaitu jalan Muqawimat / pertahanan dan membela tanah air dan bangsa Libanon dari pencaplokan rezim biadab Israil, mereka semua meneriakan slogan-slogan bersatu-padu mempertahankan negara bersama dengan Hizbullah. Pada pihak Israil justru yang mengalami kegoncangan, sembrawut dan munculnya saling ketidak percayaaan antara pemimpin-pemimpin politik dan rakyat rezim ini, malah rakyat Israil lebih percaya pada kata-kata Hizbullah, yang jika mereka mendengar Hizbullah mengumumkan akan menyerang balas dengan meluncurkan peluru-peluru kendalinya untuk menuju ke suatu kota di Israil maka penduduk awam diharapkan untuk mengungsi terlebih dahulu untuk menjaga keselamatan jiwa mereka, tetapi karena saran-saran muluk dan kecongkakan pemimpin-pemimpin militer Israil dalam menunjukan kemampuan pertahanan anti rudal, mengatakan tenang saja laskar Israil akan mampu menangkis rudal-rudal Hizbullah, namun nyatanya pengakuan ini harus mereka telan lagi dengan terang-terangan mengakui ketidak mampuan dan kekalang-kabutan mereka ketika menghadapi rudal-rudal Hizbullah (Allahu Akbar!!), akhirnya membawa sejumlah besar korban jiwa dan cedera ringan dan berat bagi penduduk kota-kota di Israil, tetapi dengan ke-ketatan sensor pemberitaan media khabar rezim ini, demi menutup malunya di mata dunia, jumlah terinci korban mati dan cedera serta kerugian material mereka tidak dapat kita dengar sesuai kenyatannya (karena selama ini rezim Israil senantiasa memberitakan keseluruh penjuru dunia bahwasannya “Rezim Israil memiliki kekuatan militer yang tidak terkalahkan oleh sebarang kekuatan militer apa-pun di seluruh jagat raya dunia ini “), tetapi nyatanya mereka telah dikalahkan oleh sekelompok kecil kekuatan Hizbullah dengan memiliki senjata ringan sederhana dan jumlah askar yang hanya kurang lebih 2000 orang saja. Kekuatan dzahir yang nampak kecil ini, telah menunjukan hasil yang besar dan mulia yang mengukir kembali sejarah perlawanan iman Islam dengan kafir yang pernah terjadi dalam sejarah permulaan kedatangannya, ketika Sang Rasul baginda Muhammad saww menyerukan umat manusia  mengimani Allah Taala dan mentaati seluruh perintah dan larangan-Nya, namun ada saja dan bahkan banyak yang menunjukan penentangan, sehingga terjadilah perang Badar dalam sejarah Islam, mereka kaum kafir ini dengan congkaknya ingin membumi hanguskan kekuatan kelompok kecil yang berjumlah lebih kurang 313 orang mukmin melawan lebih kurang 1000 orang kafir, tetapi dengan pertolongan Allah Taala justru kelompok kecil, orang-orang yang beriman itulah dengan gilang-gemilang keluar sebagai pemenang dan kemenangan itu seratus persen dikarenakan kekuatan Iman yang dimiliki oleh setiap askar Islam, dan ini memang perkara yang sudah dijanjikan oleh Allah Taala sendiri, dalam firmanNya: 

“Wahai Nabi ajaklah orang-orang yang beriman untuk mengadakan perang pembelaan melawan serangan orang-orang kafir, jika ada dua puluh orang dari kalangan kalian yang tangguh dengan kesabarannya maka mereka akan dapat mengalahkan dua ratus askar kafir, dan jika ada seratus orang, maka akan dapat mengalahkan seribu orang kafir, hal ini dikarenakan mereka orang-orang kafir itu adalah orang-orang yang tidak berkefahaman”.(Qs Al-Anfal ayat 65). 

4.         Dalam tujuan menduduki/menjajahi tanah Libanon-pun, tidak berhasil dilakukan oleh rezim rakus Israil ini, karena setiap kali mereka datang masuk ke tanah Libanon, seketika itu-pula mereka berhadapan dengan perlawanan tangkas pahlawan-pahlawan Hizbullah, yang akhirnya mengharuskan laskar Israil menarik mundur segala kekuatan dengan meninggalkan berbagai alat-alat perangnya, dengan teng-teng yang telah meletup oleh kekuatan batin Hizbullah, keinginan sengit pasukan laskar Israil paling tidak untuk dapat menguasai  sungai Litani yang berukuran 20 km kedalam daerah Libanon sehingga akhir perang itu-pun tidak berhasil dicapai oleh rezim jahat ini.

5.         Dalam tujuan menguji-coba kekuatan senjata-senjata perangnya-pun Israil telah menanggung resiko dan kerugian cukup besar dengan meletupnya teng-teng tercanggihnya dan alat-alat perang yang lain oleh senjata ringan Hizbullah, sehingga melemahkan pertahanan Israil. Peletupan lebih-kurang 40 teng merkava dalam satu hari oleh kelompok kecil pahlawan berani mati Hizbullah adalah suatu perkara yang tidak ada tandingannya disepanjang perang-perang yang pernah terjadi di dunia sebelumnya. Oleh karena itu bisa kita katakan Israil dalam melakukan perang ke atas Libanon tidak satupun dari tujuan-tujuannya, berhasil diperolehinya. Tentu yang pasti satu-satunya tujuan Israil untuk merusakan bangunan-bangunan, tempat tinggal dan jembatan-jembatan sebagai akibat serangan-seranganya yang membombardir tanah-air Libanon yang telah membawa pengorbanan jiwa manyarakat awam dan runtuhnya tempat-tempat tinggal rakyat, jembatan-jembatan dan pelayanan-pelayanan kesejahteraan umum rakyat dan negara Libanon tsb, bisa dikata memang berhasil Israil lakukan. Tetapi ini-pun jika kita timbangkan dengan keteguhan dan kerelaan rakyat Libanon untuk mempertahankan muqawimat bersama Hizbullah terhadap serangan-serangan yang membawa kehancuran material kehidupan mereka, dengan kekokohan jiwa mereka yang kalau ditanyakan kepada satu-persatu dari rakyat Libanon mengenai: “Apa pandangan mereka terhadap kerusakan dan kesyahidan anak, istri, suami dan saudara-saudara mereka?” semua mereka mengajukan jawaban: “Kami akan teguh bersama Sayyid Hasan Nasrullah dengan Hizbullahnya untuk menaruh jiwa dan raga demi mempertahankan tanah-air dan kehidupan Iman di atas persatuan dan kesatuan bangsa Libanon sendiri dan menghindari hidup di bawah penjajahan Israil sang kafir dan musuh Allah SWT, adapun korban yang dialami ini kami berazam akan membangun Libanon yang lebih gagah dari yang sudah dihancurkan oleh tangan perusak Israil Laknatullah, kami rela ini semua demi mencapai keridhoan Allah SWT”. Namun yang pasti juga, perlakuan Israil yang membuat kerusakan itu, pada pandangan umum fikiran manusia seantero dunia, lebih dari sebelumnya telah mencapai pamor yang rendah dan memunculkan bertambah-tambahnya kebencian masyarakat dunia kepada rezim Israil dan semakin menyadarkan umat Islam hatta yang beraliran Wahabi sekalipun sebagai mazhab piaraan negara-negara koloni yang mengenakan baju Islam tetapi berprilaku untuk kepentingan negara-negara yang mengasuhnya (Inggris, Amerika, Israil…) dengan merusak Islam dari dalam, maka paling tidak membuat mereka sadar dan waspada terhadap acaman-acaman kolonial Israil yang senantiasa berfikir untuk merampas tanah-tanah kependudukan Arab bahkan seluruh dunia, maka pada akhirnya semua kaum mustadafin seluruh dunia dari kalangan manapun ia (Masihi, Buda, Hindu, Zardustian, dll,/Darah Eropa, Arya, Arab, Asia , Dayak dll) akan berhadapan perang dengan kekuatan mustakbirin yang didalangi oleh Yahudi zionisme dari bani Israil, kita semua akan menyaksikan kondisi dunia akan tergiring kearah itu sesuai dengan skenario fakta Ilahi dan hal ini sudah diberitakan oleh sang Tuhan Yang Maha Tahu dan mentakdirkan perjalanan kehidupan Dunia ini akan berakhir dengan munculnya dua kekuatan yang saling berseteru/bertentangan, yaitu antara kaum mustakbirin/sombong dan kaum mustadafin/lemah, dan Allah Taala menjanjikan kemenangan itu akan berada di tangan kaum mustadafin, maka Hizbullah akan menjadi perisai bagi kaum mustadafin, tentunya kelompok ini akan dipimpin langsung oleh duta Allah sendiri, sebagaimana yang sudah berlaku sejak awal adanya kehidupan kelompok manusia, baik ia sebagai Nabi, Rasul atau Aimah, dan di akhiru-zaman ini kendali kepemimpinan kaum mustadafin berada di tangan Duta Allah SWT yang terakhir sebagai Sohibu-Zaman, Imamuz-Zaman Baqiatullahi fil-aradhin, Al-Imamul –Mahdi afs, Demikan Allah berfirman (Al-Quran s Al-Maidah Ayat 81) yang menyatakan :

“Kamu akan mendapati manusia yang paling bermusuh dengan orang-orang beriman adalah Al-Yahud/yahudi zionis dan orang-orang yang mensekutukan Allah, dan kamu akan mendapati paling dekatnya kasih sayang bagi orang-orang beriman adalah mereka yang berkata sesungguhnya kami pemeluk agama Nasrani, hal itu dikarenakan dikalangan mereka terdapat para ulama dan rahib-rahib yang tidak berlaku mutakabir” . 

Janji Allah yang termaktub dalam kitab suci Islam  akan memenangkan kaum mustadafin dalam kedua pergolakan akhir dunia diakhiru-zaman ini, sudah semakin dapat dibuktikan walaupun masih belum terjadi pergolakan seantero dunia, yang kejadian itu tentunya di masa kemunculan/kedzuhuran Al-Iman Al-Mahdi afs sebagai yang akan mengambil mandat kepemimpinan umat mustadafin dari Allah swt sendiri, demikian bunyi Ayat tsb :

  ” وَعَدَ اللهُ الَذِینَ ءَامَنُوا مِنکُم وَ عَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَیَستَخلَفَنَّهُم فِی الأَرضِ کَمَا استَخلَفَ الَذیِنَ مِن قَبلِهِم وَلَیُمَکِّنَنَّ لَهُم دِینَهُم الَّذِی ارتَضَی لهُم وَ لَیُبَدّ لَنَّهُم مِن بَعدِ خَوفِهِم أَمناً یَعبُدُونَنِی وَلاَ یُشرِکُونَ بِی شَیئاً وَ مَن کَفَرَ بَعدَ ذَالِکَ فَأُولَئِکَ هُمُ الفَاسِقُونَ “ 

(Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dari kalangan kamu dan yang berlaku baik, akan menjadi pemimpin di muka bumi sebagaimana, orang-orang sebelum mereka telah menjadi pemimpin, dan Allah menetapkan bagi mereka agama yang mereka ridhoi dan akan menggantikan ketakutan mereka dengan rasa aman, mereka menyembahku dan tidak menyekutukan aku dengan sesuatu, dan siapa yang kafir setelah terjadi hal demikian maka mereka itulah orang-orang yang fasik).Qs An-Nur Ayat 55. Dan ayat berikut ini juga sebagai janji pasti Allah Taala bagi kaum mustadafin

:” وَنُرِیدُ أَن نَّمُنّ َعَلَی الَّذِینَ استُضعِفُوا فِی الأَرضِ وَنَجعَلَهُم أَءِمَّةً وَنَجعَلَهُمُالوَارِثِینَ”

(Dan kami menghendaki memberi harapan bagi orang-orang yang tertindas di muka bumi dan kami akan menjadikan mereka pemimpin-pemimpin dan kami jadikan mereka sebaga pewaris bumi)Qs Al-Qasas Ayat 5. 

Tentunya untuk terjadinya janji-janji Allah ini memerlukan iman dan amal bagi seluruh umat Islam dengan mengenal musuh yang sesungguhnya dan berusaha membina diri sehingga menjadi Hizbullah, karena Hizbullah sajalah yang akan pasti mendapat pertolongan Allah dan sudah pasti siapa yang mendapat pertolongan Allah dia pasti meraih kemenangan.

” إِنَّ حِزبَ اللهِ هُمُ الغَالِبُون“

( Sesungguhnya partai Allahlah yang  menang ),

selain ini tentunya akan mengukir kemenangan khayal saja. 

Di sini layaknya diserukan kepada seluruh umat Islam, semakin kuatkan iman Anda dengan banyak membaca Ilmu tentang Ajaran Agama dan perkembangan terkini dan kejadian-kejadian sejarah dunia dan Agama lalu mengambil pelajaran darinya untuk mendapatkan kebenaran Islam hakiki yang bersumberkan dari jalan yang secara sah di perintahkan oleh Allah swt yaitu jalan Ahlul-Bait Nabi Muhammad saww sendiri sebagai yang telah difirmankannya dalam kitab suci Al-Quran, bacalah dan fahamilah dengan baik dan benar, perbandingkanlah berbagai tafsirannya tidak terkecuali semua semestinya dibaca terlebih dahulu, lalu direnungkan dan berdoa kepada Allah untuk mencapai kesimpulan yang benar yang sesuai dengan kehendak-Nya, lalu di jadikan pegangan hidup dalam berlaku taat kepadaNya, melalui pentaatan kepada mandataris-mandataris resmi dan suci sebagai pelanjut dan penjaga Agama Allah yaitu mereka yang diperkenalkan sebagai manusia-manusia suci dan sempurna yang berjumlah empat belas orang dari kalangan Ahlul-Bait Nabi Allah sendiri, yang diakhiri oleh Al-MAHDI afs sebagai Imam zaman ini, yang sedang menjalani masa kegaiban panjang hingga detik-detik ini, sampai Allah menghendaki waktu kedzuhurannya akan tiba untuk menjadi pemimpin mendunia dan berhadapan dengan kaum mustakbirin. Hizbullah Libanon telah mengukir kemenangan ketika berperang dengan musuh Allah, musuh kaum mustadafin dan musuh umat Islam yaitu Israil zionis si-mutakabir dunia sekarang, permusuhan mereka terhadap umat Islam akan berlanjut terus hingga hari qiamat, Apakah layak sebagian umat Islam yang pengecut dan lemah iman tetap juga akan bersikap ramah terhadap Israil zionis itu, padahal Israil tidak pernah memikirkan kepentingan yang menguntungkan bangsa-bangsa lain sekalipun Israil nampak bersenyum dengan mereka ketahulah tipu-daya Israil akan senantiasa memperdayakan mereka, Waspadailah Israil dengan antek-anteknya (rezim Amerika, inggris…) adalah musuh Islam dan umatnya. Marilah wahai umat Islam diseluruh dunia tunjukan kebersatuan kalian dibawah Bendera La-Ilaha illa-llah Muhammad-Rasulullah saww, binalah diri kalian untuk menjadi Hizbullah dari kelompok manapun dan dari negara manapun kalian, bangsa kita adalah satu yaitu Islam, Kitab suci kita adalah al-Quran, pemimpin kita adalah Nabi besar Muhammad saww, kiblat kita adalah Kaabah, tanah air kita adalah aqidah kita, kehormatan kita adalah ketakwaan kita bumi dan diri kita adalah milik Allah, maka mau tidak mau kita akan kembali kepada Allah, kenapa kita tidak mengukir kemulian abadi dengan tinta darah kesyahidan dalam mempertahankan nilai-nilai Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhoi disisi Allah, seperti Hizbullah Libanon telah mengukir kemulian mereka dengan berani mati di jalan Allah menghadang musuh Allah musuh Agama dan Umat Nabi-Nya Lalu mereka mencapai kemenangan untuk tetap hidup mulia dibawah bendera kedaulatan negara Libanon. Allahu Akbar!!! Sholawaat…!!!.

4 Komentar »

  1. muhibbin said

    coba2 yang ingin dilakukan israel akhirnya memakan diri mereka…ingatlah bahawa “allah akan sentiasa bersama org yang sabar dan benar” jadi jika israel dibantu amerika maka hizbuallah dan seluruh muslimin dibantu oleh kuasa paling agung allah s.w.t..

  2. umfat said

    Betul ya Muhibbin, semoga kaum muslimin diseluruh dunia menemukan payung asli mereka iaitu Perlindungan Ilahi Rabbu-na, Allah swt.

  3. Salom Ummu Fathimah!
    Onolis wa tahlili jolib ast…

  4. umfat said

    Salam kembali duhai ummu Fathimah juga.
    Yang lebih jolib tentunya Analisah wa tahlil-nya Tuan Dan Puan Pembaca artikel ini.Semoga Allah menurunkan taufiq dan karunianya yang lebih besar lagi bagi kita semua kaum muslimin, untuk menyingsingkan lengan dan menyongsong kehadiran Duta terakhir-Nya yaitu Imamuna Al-Mahdi afs. Ilahi Amiin. Shalawaat!.

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: